3 Cara Mendapatkan Uang dari Berjualan Nama Domain

Dalam dunia nama domain, ada yang membeli nama domain dan menjual nama domain. Hal ini sangat umum sehingga banyak konsumen dan pemegang nama domain melakukannya selama bertahun-tahun setelah kemunculan nama domain di dunia internet. Saat ini, nama domain terus menjadi komoditas; banyak orang memiliki keinginan khusus untuk membeli nama domain dan khususnya untuk menjual nama domain.

Umumnya, untuk menjual nama domain yang menjadi fokus utama artikel ini, membutuhkan proses yang tidak mudah. Jika membeli nama domain melibatkan beberapa proses, maka untuk menjual nama domain juga harus melalui tahapan yang berbeda.

Menurut banyak pakar domain, ada tujuan tertentu mengapa pemegang nama domain atau perusahaan tertentu menjual nama domain. Ini adalah catatan umum bahwa banyak dari mereka baru saja membeli nama domain untuk dijual kembali. Sebagian besar pemegang nama domain menjual nama domain setelah menemukan bahwa itu tidak berguna bagi mereka, atau mungkin ketika pihak ketiga menunjukkan minat untuk membelinya.

Mengingat fakta seperti itu, maka langkah yang bagus jika Kamu memiliki keinginan tertentu untuk menjual nama domain yang sebelum turun ke kerja keras yang diperlukan untuk menjual nama domain, Kamu tahu bagaimana menempatkan beberapa jenis nilai pada domain Kamu. Faktanya, meskipun Kamu tidak akan memposting atau mempublikasikan nilai yang ditetapkan dari nama domain, tetap penting bahwa Kamu mengetahui jumlah minimum yang akan Kamu terima untuk itu ketika Kamu menjual nama domain.

Ketika Kamu ingin menjual nama domain, Kamu harus memperhatikan bahwa pada dasarnya ada dua cara utama untuk menjual nama domain.

Jual Domain Baru Secara Personal

Cara pertama dalam menjual nama domain adalah dengan mencari pembelinya sendiri atau yang disebut dengan “transaksi pribadi”. Dari namanya sendiri, bisa dimaklumi bahwa cara menjual nama domain ini hanya dilakukan antara pembeli dan penjual, tentunya tanpa ada pihak ketiga yang terlibat dalam transaksi. Mengetahui fakta tersebut, maka menjadi faktor yang sangat penting bahwa ada tingkat kepercayaan antara para pihak, karena fakta bahwa salah satu pihak secara alami menunggu, sementara sejumlah uang sudah dikirim ke penjual.

Jual Expired Domain

Expired domain ini adalah semua nama domain yang tidak diperpanjang sebelum masa kadaluarsanya. Berbeda dengan domain baru, expired domain ini sudah ada pemiliknya jadi dalam beberapa kasus Anda perlu membeli expired domain melalui lelang yang diadakan REGISTRAR.

Menjual kembali expired domain dapat menguntungkan lebih besar karena rata-rata expired domain digunakan sebagai Backlink PBN yang mana tentunya punya nilai SEO lebih dari sebuah domain yang sudah kadaluarsa, tentunya Kamu harus periksa lebih lanjut untuk mengetahui nilai dari domain tersebut.

Reseller Domain dengan Pihak Ketiga

Di sisi lain, cara kedua untuk menjual nama domain adalah dengan menggunakan perusahaan atau grup untuk mencari pembeli atas nama Kamu. Banyak orang mengatasi cara ini untuk menjual nama domain dengan menggunakan layanan escrow. Di sini, Kamu menerapkan pihak ketiga yang secara fundamental akan melekat pada pembayaran pembeli sementara transaksi benar-benar selesai. Dengan demikian, baik sisi pembeli maupun penjual dilindungi. Namun, salah satu kesan buruk bagi layanan escrow untuk menjual nama domain adalah bahwa Kamu menggunakan pihak ketiga dalam proses yang melibatkan transaksi nama domain dan adanya tambahan biaya lain.

Kamu bisa menggunakan layanan reseller domain yang sekarang sudah tersedia banyak di Indonesia dan rata-rata sudah berpengalaman dan memiliki izin.

Namun terlepas dari jejak yang Kamu putuskan untuk diikuti dengan keinginan Kamu untuk menjual nama domain, Kamu hanya perlu lebih berhati-hati, karena saat menjual nama domain itu adalah kondisi khas bahwa Kamu jarang bertemu pembeli secara langsung.

Tinggalkan komentar