Apa dan Bagaimana ChatBot dalam dunia Bisnis

Sesuai namanya ChatBot atau Robot untuk Chat, bukanlah berbentuk sebuah sosok robot yang seperti di acara televisi atau buku cerita yang sedang memegang Smartphone atau Laptop, lalu mengetikan sesuatu pada media Chat, bukan seperti itu loh ya. ChatBot ini sebenarnya hanyalah sebuah aplikasi atau perangkat lunak yang berfungsi melakukan interaksi  melalui Chat atau percakapan yang umumnya menggunakan Text atau Tulisan.

Tidak ada informasi pasti tentang kapan sebenarnya perangkat lunak ini mulai digunakan secara umum. Tapi kalau kamu mengetahui awal dunia chat menggunakan iRC atau Internet Relay Chat, pasti tanpa kamu sadari kamu sudah berinteraksi dengan perangkat yang lazim dikenal dengan ChatBot.

Bagi pengguna Chat di iRC, mungkin sudah tidak asing dengan istilah ScrambleBot atau TriviaQuiz. Ya, sebuah kuis atau pertanyaan yang dilontarkan atau ditulis secara otomatis dan akan membaca jawaban kamu apakah benar atau salah. Inilah cikal bakal dari ChatBot walau tidak dapat dipastikan kapan sebenarnya dan dimana awal dari penggunaan ChatBot ini.

Sekarang kembali ke tahun 2020 bulan September ya, setelah sedikit melihat kebelakang cikal awal ChatBot ini. Kebayang donk sekarang kira-kira kamu pernah tidak berinteraksi dengan ChatBot masa kini ? ya, sebagian dari kamu pasti akan menjawab pernah, atau mungkin ada yang ragu-ragu. Tidak masalah, karena “otak” dari ChatBot ini atau yang di kenal dengan artificial intelligence atau kecerdasan buatan memiliki kedinamisan dan banyak algoritma yang mampu hampir menyerupai cara manusia pada umumnya menjawab dan memberikan tanggapan.

Berbagai sektor usaha dan pemerintahan kini semakin banyak yang menggunakan ChatBot untuk menjadi Respon Pertama pada saat dihubungi atau yang di kenal dengan First-Responder. Dengan kemampuannya yang berjalan secara otomatis, tidak ada lagi waktu tunggu bagi yang membutuhkan bantuan atau support untuk permasalahan dasar nya.

ChatBot ini dengan berbagai kerumitannya sebenarnya memiliki beberapa kemampuan dasar yang menjadi acuan dalam pengembangan kecerdasan ChatBot ini. Kemampuan dasar dari ChatBot itu antara lain :

  • Kemampuan Berinteraksi dengan membaca pesan yang disampaikan pada media perangkat ChatBot
  • Tersedia secara terus menerus selama 24 Jam dalam Seminggu ( 24/7 )
  • Responsive atau tidak lambat dalam memproses data yang diterima dan yang akan disampaikan

Karena tiga fungsi dasar itulah, belakangan ini ChatBot dilirik oleh pelaku usaha bisnis dari usaha skala kecil atau personal hingga perusahaan besar.

Mungkin kamu bingung saat ini, untuk apa pelaku bisnis skala kecil atau personal menggunakan ChatBot ini ? apakah biaya nya dapat ter-cover dari penjualan produknya ? Sebenarnya beberapa aplikasi menyediakan ChatBot secara Built-in atau terintegrasi, sebut saja WhatsApp Bisnis. Didalam WhatsApp Bisnis ini terdapat opsi atau pilihan otomatis merespon saat ada yang menghubungi pertama kali melalui pilihan “Greeting” atau saat sedang diluar jam operasional yang dapat diakses dan diatur pada pilihan menu “Away”. Namun opsi pilihan ini rasanya kurang pas kalau digunakan oleh pelaku usaha bisnis menengah keatas.

Untuk unit usaha menengah keatas tentunya memerlukan ChatBot yang lebih “Pintar” yang memiliki kemampuan lebih seperti memiliki sumber database yang besar dalam analisa permasalahan dan tanggapan hingga mampu memberikan Solusi dasar dari permasalahan yang diajukan atau pertanyaan pra-penjualan mencakup harga, after-sales dan hal lainnya.

Tidak berhenti disitu saja, ChatBot yang lebih “Smart” ini dalam beberapa kasus juga bisa hampir dapat langsung memberikan jawaban yang memuaskan konsumen, tanpa harus menunggu konfirmasi seperti yang dialami saat kamu sedang berbicara atau chat dengan Customer Service konvensional.

Tak ada gading yang tak retak, pepatah kuno ini pun tersematkan kepada ChatBot yang memiliki kemampuan super. Loh kok bisa ? pasti kamu pernah alami ketika ingin mengajukan komplain tapi ternyata jawabannya tidak sesuai atau hanya berputar-putar tanpa memberikan solusi pasti. Ya karena biar bagaimanapun kemampuan analisa masalah dan penyelesaian masalah yang dimiliki manusia tentu lebih flexibel dan dinamis untuk menyelesaikan masalah dari berbagai permasalahan yang dialami konsumen yang berbeda

Nah kamu sendiri pernah alami frustasi ketika komplain ternyata yang merespon adalah ChatBot ? atau malah terbantukan ? Ceritakan pengalaman unik kamu tentang ChatBot dikolom komentar ya.

Tinggalkan komentar