Kehadiran 5G antara Prematur dan Dinanti

Tahun 2014 akhir merupakan angin segar bagi penggunak Smartphone di Indonesia, dengan kehadiran teknologi 4G LTE pertama di Indonesia yang di bawa oleh salah satu penyedia layanan Telekomunikasi Plat Merah Indonesia, Telkomsel. Tapi siapa sangka pada tahun 2008 sesungguhnya sudah ada teknologi 5G yang dikembangkan dan digunakan secara Internal oleh beberapa Negara diantaranya Amerika dan Korea Selatan.

Seperti belum terpuaskan dengan kemajuan teknologi 4G, yang terus dikembangkan namun belum menjangkau secara penuh di Indonesia. Operator telekomunikasi kita siap menyajikan hidangan lezat yang dikenal dengan 5G. Seakan tidak mau tertinggal, Telkomsel berusaha untuk menjadi pelopor di penggunaan teknologi 5G ini.

Tahun 2018 merupakan tahun dimana Telkomsel memberanikan diri untuk menggunakan jaringan 5G melalui gelaran Asian Games 2018 lalu. Dan terbukti cukup memuaskan, apakah ini artinya Indonesia sudah siap menerima kehadiran 5G disaat penyebaran layanan 4G nya masih belum terjangkau secara penuh?

Produsen Smartphone yang menjadikan Indonesia sebagai target marketnya pun segera berlomba-lomba melakukan riset dan me rilis Smartphone keluarannya yang sudah mendukung jaringan 5G. Sebut saja Oppo dan Huawei, dua produsen ini menjadi pelopor Smartphone yang mendukung 5G di Indonesia. Meskipun belakangan Apple dan Samsung segera mengejar ketertinggalannya.

Sebenarnya Indonesia sudah siap atau belum ya untuk menerima kehadiran 5G ini? melalui halaman resmi Kominfo, disebutkan bahwa di tahun 2020 ini jaringan dan kelengkapan lainnya termasuk penataan frekuensi yang akan digunakan akan siap dan rampung. Namun tetap saja beberapa kendala terkait hal ini masih saja bermunculan.

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (APTSI), memperkirakan teknologi generasi ke lima atau 5G ini baru siap di Indonesia pada tahun 2022 hingga 2024 nanti. Sebenarnya apa kendala nya hingga Indonesia terlambat dibandingkan dengan Malaysia? halangan terbesar adalah penataan spectrum pita yang akan digunakan, yang saat ini oleh Kominfo sedang dalam proses akhir penataan dan pemetaan sebelum memasuki tahap pelelangan Frekuensi kepada Operator Telekomunikasi.

Di ASEAN sendiri, Indonesia dinilai cukup menjadi unggulan dari segi pemasaran dan penggunaan. Tapi juga menjadi kawasan yang paling menantang dalam proses penyebarannya dikarenakan Indonesia berbentuk kepulauan. Beberapa operator saat ini juga masih melakukan berbagai ujicoba penggunaan teknologi 5G ini, ujicoba tersebut dilakukan diberbagai bidang agar mendapatkan hasil yang dapat menjadi acuan di kemudian hari dalam penerapannya.

ATSI sendiri meskipun memperkirakan semua akan rampung pada 2022 hingga 2024, tetap berharap dapat dipercepat tanpa mengurangi kesiapan pokok dari penunjang teknologi ini. Sebab teknologi 5G ini disinyalir dapat digunakan di perangkat 4G yang sudah ada, jadi pihak penyelenggara operator cukup menentukan konfigurasi penggunaan pada sebuah jaringan agar bisa dipakai bersamaan dengan teknologi 4G melalui mekanisme tertentu.

Tentunya kehadiran dari teknologi 5G ini diharapkan menjadi “adrenalin” bagi pertumbuhan industri 4.0 di Indonesia. Nah untuk kamu yang ingin menjajal teknologi 5G ini bisa langsung komunikasikan saja dengan pihak Operator, perihal ketersediaan jaringan dan Perangkat Smartphone yang bisa digunakan.

Menurut kamu, sebenarnya Indonesia sudah siap dengan kehadiran teknologi 5G ini atau belum sih? ditunggu pendapatnya di kolom komentar dibawah ini ya.

Tinggalkan komentar