Mau ngeblog pakai CMS apa ya? Ini dia rekomendasinya!

Kalimat “ngeBlog yuk” atau “Terima Kasih sudah bersedia mampir ke blog saya” pasti sudah tidak asing lagi bagi kamu yang suka browsing di Internet baik sekadar mencari informasi atau untuk sekedar mengisi waktu.

Pada awalnya Blog merupakan suatu diary online atau buku harian seorang blogger. Tapi seiring perkembangan jaman, sekarang seorang Blogger bukan lagi seorang yang “Baper-an” yang selalu curhat di Blog nya. Hampir semua website Blog saat ini di hiasi dengan informasi yang sangat kekinian bahkan review-review terhadap suatu produk yang lebih up-to-date dibandingkan portal-portal berita media online yang lebih banyak melirik dunia Politik. Walaupun ada beberapa Blogger yang mengkhususkan membahas tentang politik, tapi jumlah nya masih jauh lebih sedikit dibandingkan kategori yang lain.

Untuk bisa memulai ngeBlog kita perlu mengetahui dulu CMS atau Content Management System, atau bahasa yang lebih dekatnya adalah Aplikasi Web yang bisa di gunakan untuk mengelola konten. Lalu apakah CMS itu pasti bisa untuk buat Blog? Pada dasarnya semua CMS bisa dibuat ngeBlog, hanya saja ada beberapa CMS yang mengkhususkan pada bidangnya masing-masing. Misalnya CMS PrestaShop dan Magento yang mengkhususkan produknya  menjadi CMS untuk Toko Online. Sedangkan yang lainnya, seperti WordPress yang ditujukan untuk sebuah Diary Online, kini bisa di modifikasi dan digunakan menjadi portal berita atau koran online sampai dengan toko online pun bisa.

Diantara banyaknya CMS yang bisa kamu gunakan untuk ngeBlog, gagalsarjana sudah mengumpulkan beberapa jenis CMS yang bisa kamu gunakan untuk ngeBlog. Berikut ini beberapa CMS BLOG yang telah dikumpulkan oleh gagalsarjana.com

Joomla / Mambo

Jika dilihat dari sejarahnya, Joomla adalah nama alias dari Mambo versi 4.5.2.3. Dengan pengguna yang cukup banyak, Joomla merupakan salah satu CMS yang populer dan memiliki kemudahan untuk di rancang ulang sesuai kebutuhan penggunanya.

Meskipun Joomla lebih disukai kelas corporate atau perusahaan dan majalah online. Fitur yang ada pada Joomla ini dapat digunakan layaknya sebuah situs bergaya Blog. Karena pada dasarnya seperti yang kamu ketahui, batas antara portal berita dan website Blog sudah semakin tipis dan hampir sama.

Untuk pengguna pemula, bisa dibilang Joomla cukup mudah digunakan. Dukungan komunitas untuk Joomla juga cukup banyak. Bahkan sempat disebutkan bahwa Plug-In atau Modul Tambahan yang tersedia untuk Joomla jumlah nya melebihi WordPress.

WordPress

Menjadi salah satu CMS yang cukup diminati terutama di Indonesia, Menjadikan WordPress adalah CMS andalan bagi seorang Web Developer. Disamping mudahnya penggunaan dan editing. WordPress juga memiliki dukungan komunitas yang cukup besar baik di dalam maupun di luar negeri.

Jumlah Plug-In atau Module tambahan pun cukup banyak dan selalu memiliki Pembaharuan sesuai kebutuhan. Pilihan tema atau themes untuk tampilan dasar nya pun tersedia di internet dan mudah untuk dicari baik yang gratis maupun yang berbayar.

Dan seperti yang sudah kamu ketahui, WordPress juga bisa dimodifikasi menjadi sebuah website formal seperti perusahaan maupun sebuah toko online.

Drupal

Siapa sangka Pemerintah Amerika Serikat mempercayakan Drupal untuk dijadikan CMS pada website resmi mereka yang beralamatkan di Whitehouse.gov. Meskipun Drupal kurang familiar, namun sejak awal dibuatnya di tahun 2000, terus berkembang dan kerap kali hadir dalam pembahasan seminar sebagai pembanding atau rival dari Joomla maupun WordPress.

Tingkat kerumitan yang cukup tinggi memang menjadi satu diantara berbagai alasan seorang Web-Developer kurang menyukai CMS ini. Dan lebih condong pada WordPress atau Joomla. Dibalik kerumitan itu semua, Drupal menyimpan fungsi atau fitur yang jaul lebih beragam dan lebih bisa di personalisasi.

Pilihan terbaik CMS yang digunakan tentunya tidak lepas dari konsep dasar maupun kemampuan dari Web-Developernya. Bagi pemula yang memang memulai dari nol, sesungguhnya memulai langkah dengan Drupal cukuplah bisa menjadi nilai tambah. Namun, tingkat kerumitan dan komplesitas yang tinggi, sering menjadikan seorang pengguna meninggalkan Drupal dan beralih ke WordPress maupun Joomla.

Kalau kamu sendiri, pernah pakai CMS yang mana? atau pernah menggunakan CMS untuk ngeBlog selain yang disebutkan diatas? Buat yang baru mau memilih jangan ragu bertanya dan sampaikan pendapat kamu di kolom komentar ya

Tinggalkan komentar