Resiko Keamanan Dalam Penerapan Internet Of Things

Resiko Keamanan Dalam Penerapan Internet Of Things

Belum lama ini kita sudah membahas tentang Internet Of Things atau IoT. Apa itu pengertian IoT, Bagaimana cara kerjanya, Apa saja yang menjadi tantangan dalam pembuatannya, bahan dasar yang menjadi pembentuk IoT, dan pada bidang apa saja teknologi IoT ini bisa diterapkan. Jika diantara kalian masih ada yang belum tahu apa itu IoT, bisa langsung baca di sini Apa itu internet of things? 4 Hal dasar yang bisa kita lakukan.

Nah.. setelah kalian tahu apa itu IoT, maka kalian juga harus tahu resiko keamanan IoT ini dalam penerapannya. Kita ketahui bahwa dalam praktik penerapan IoT jaringan ini merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Sehingga itu menjadi salah satu tantangan terbesar dalam IoT. Permasalahan utama yang selalu menjadi pertimbangan dalam menciptakan produk baru adalah faktor keamanan, begitupun dengan teknologi IoT ini.

Berbicara mengenai keamanan, kita tentu harus mengetahui terlebih dahulu apa itu pengamanan jaringan. Definisi pengamanan jaringan yaitu proteksi atas jaringan dan data dari akses yang tidak diizinkan sehingga mampu mengurangi risiko gangguan pada proses bisnis sebuah entitas yang dapat mengakibatkan jaringan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pada tahun 2014 Hewlett Packard (HP) company melakukan sebuah studi terhadap keamanan IoT, yang mana hasilnya menyebutkan bahwa sebanyak 70% perangkat dengan kemampuan IoT berpotensi dan sangat mudah terkena kejahatan secara daring.

Kejahatan yang terjadi biasanya karena memang ada celah yang sulit dihilangkan. Terlebih ketika perangkat sudah terhubung dengan internet. Seseorang yang melakukan kejahatan ini akan berbahaya jika sudah mampu mengontrol sistem dari suatu produk atau mesin perangkat. Faktor human error pun terkadang bisa menjadi penyebab sistem terserang. Karena mesin tersebut berjalan berdasarkan perintah penggunanya, walaupun dijalankan oleh komputer.

Secara umum, bentuk dari cyber attack memiliki beberapa tujuan utama antara lain, mendisrupsi proses bisnis, mencuri informasi, dan mengambil alih sebuah sistem. Oleh karena itu, pengamanan teknologi IoT ini harus dilakukan dari awal pengembangan hingga penerapannya.

Dalam melakukan pengamanan ini, diperlukan 3 aspek pengamanan yang membentuk sistem holistik atau keseluruhan. Aspek-aspek ini meliputi pengamanan seluruh perangkat terkait, pengamanan koneksi internet, dan pengamanan atas platform IoT cloud.

Demi menjamin agar sistem holistik ini tercipta dengan baik, tentunya juga diperlukan sebuah integrasi antar aplikasi dalam setiap prosesnya. Teknologi yang sudah memenuhi seluruh aspek keamanan tersebut saat ini yaitu teknologi Azure yang dimiliki oleh Microsoft.

Nah selain itu juga, sistem keamanan yang bagus itu harus bisa mengidentifikasi semua elemen pada sistem yang harus dilindungi, harus mampu mendeteksi serangan, harus mampu merespon serta mampu memperbaiki semua sistem secara otomatis apabila kehilangan data atau file.

Kebanyakan teknologi IoT memang dapat mengidentifikasi serangan, namun biasanya mengirimkan laporan jika sudah terjadi sesuatu, bukan pada sebelumnya. Seperti contoh kejahatan teknologi IoT bisa terjadi di rumah. Benda yang diam-diam bisa menjadi ancaman untuk keamanan penghuni rumah contoh salah satunya adalah mesin atau sebuah perangkat yang nantinya dapat mengekspos password wiFi pemilik rumah, dan sistem keamanan rumah yang dapat dikontrol oleh smartphone yang bisa dikendalikan juga oleh orang lain hanya dengan tipuan magnet.

Menurut pengamatan, hampir seluruh peralaan IoT yang ada di lingkungan rumah itu sangat mudah terkena ancaman. Pada kamera saja dapat memberi kesempatan bagi para hacker untuk terhubung dengan kamera, dan dengan perangkat audio para penjahat juga dapat mengintai apa yang terekam oleh kamera tersebut dengan menggunakan jaringan yang sama dengan pemilik kamera tersebut.

Nah, dikarenakan perangkat apapun yang dikontrol melalui sebuah aplikasi dan terhubung dengan internet, dapat dipastikan memiliki setidaknya satu masalah dalam keamanan. Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya masalah-masalah keamanan tersebut, sebuah produk harus diselesaikan secara pasti, berikut dalam mempertimbangkan keamanannya. Agar kesulitan yang dihadapi dalam memperbaiki produk setelah produk tersebut diluncurkan dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan.

Nah seperti itu pembahasan kita kali ini mengenai Resiko Keamanan Dalam Penerapan Internet Of Things. Menurut kamu sendiri seperti apasih resiko keamanan IoT? Dan bagaimana cara menanggulanginya? Yuk komentar di bawah ini.

Default image
Saras Ayuwati
Hai ! Semoga tulisan ini membawa manfa'at untuk siapapun kamu yang baca .

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply